🌑 Biaya Masuk Ponpes Al Ittifaq

Pesantrentersebut bernama Al Ittifaq yang ternyata sukses mencetak santrinya menjadi seorang wirausahawan. Dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di sekitar pesantren, yaitu wilayah pegunungan berhawa sejuk, ponpes yang dipimpin KH Fuad Affandi tersebut, membina para santrinya yang mayoritas dari golongan ekonomi rendah, fakir miskin dan AlIttifaq juga menggandeng pesantren lain dalam memproduksi sayuran tersebut. "Ini sudah jalan dan bukan peluncuran, sekarang kita sudah memasok sekitar 7 ton per hari dari kebutuhan 56 ton. Maka dari itu akan Al Ittifaq ini akan menggandeng Pesantren lain untuk memproduksi sayuran dan buah buahan baru masuk ke ritel modern. PonpesAl-Ittifaq Jadi Percontohan Nasional Digitalisasi Pertanian. Ponpes Al-Ittifaq Jadi Percontohan Nasional Digitalisasi Pertanian. REPUBLIKA.ID; REPUBLIKA TV; GERAI; IHRAM; REPJABAR; REPJOGJA; RETIZEN; BUKU REPUBLIKA; REPUBLIKA NETWORK; Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022 BiayaPendaftaran Awal Yang Wajib Dilunasi : 1) Uang Pendaftaran Rp 100.000. 2) Infaq Sarana Prasarana Rp 500.000. 3) Buku Rapot Rp 100.000. 4) Kartu Tanda Pengenal Santri Rp 20.000. 5) Kesehatan Rp 100.000. 6) Infaq Bulanan/Syahriyah : Ø Infaq Pondok Rp 200.000. BIAYAPENDAFTARAN Administrasi pendaftaran sebesar : Intern : FREE (dari sekolah cabang Attaqwa) Ekstern : Rp 600.000 (bukan dari sekolah cabang Attaqwa) Anak Yatim : Rp. 250.000 (dibuktikan dengan surat keterangan dari kelurahan/kecamatan) Anak Guru Attaqwa : Rp. 250.000 (dibuktikan dengan SK Yayasan yang masih berlaku) Dari MTs Pusat : Rp. 300.000 (berlaku untuk Intern, Ekstern, Anak Guru BiayaMasuk PONPES Al Muqoddasah Ponorogo. Nah, setelah diterima masuk menjadi santri uang biaya pendaftaran tersebut hanya sebagai pendaftaran. Mereka wajib membayar pendaftaran ulang atau disebut dengan biaya pangkal, biaya daftar ulang yang rincian adalah sebagai berikut: Sedangkan biaya pendaftaran ulang untuk santri lama sebesar: 4.230.000. PesantrenAl Ittiba Klaten merupakan salah satu pondok pesantren terbaik. Berikut informasi biaya dan keunggulan serta pendidikan yang ada. Skip to content. Biaya Masuk dan SPP Bulanan. Pendaftaran: Rp400.000: Uang Pangkal Putra: Rp9.500.000: Uang Pangkal Putri: Rp11.500.000: SPP Juli: Rp1.300.000: Uang Buku Tahunan: PendaftaranSantri Baru Online Pondok Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Surakarta Tahun Ajaran 2021/2022. Seluruh biaya pendaftaran santri baru PP Al-Muayyad dapat ditransfer melalui Rekening: BRI No. Rekening 7451-01--1. BRI Cab. Baron An. Noor Ridlo Eko Prasetyo & Ferry Indar Ardiansyah Berikutinformasi pendidikan, pendaftaran, dan biaya masuk di tahun 2022-2023. Skip to content. Panduan Terbaik. Hadirkan Panduan dan Yang Terbaik di Indonesia Lebih lengkap bisa melihat video yang kami sertakan agar melihat bagaimana lingkungan di pesantren. Biaya Pendaftaran Pesantren Al Izz. Pendaftaran: Rp150.000: Infaq Awal: Rp1.000. PondokPesantren Al-Ittifaq mendidik para santri dengan ilmu berwirausaha agribisnis di samping memberikan pembelajaran agama. yang berkeinginan nyantri sambil sekolah formal dimasukkan sebagai santri khalafi dengan membayar biaya pendidikan saat awal masuk pesantren sebesar Rp. 1.400.000,00 meliputi biaya pendaftaran, IPP bulanan, sarana AlIttifaq diasuh oleh Kiai Haji Fuad Affandi yang merupakan generasi ketiga pendiri ponpes Al-Ittifaq, pesantren yang sudah berdiri di kawasan dataran tinggi Rancabali sejak 1934. "Awal berdirinya ponpes Al-Ittifaq adalah pesantren yang hanya fokus pada pendidikan keagamaan," jelas Fuad yang lebih akrab di panggil Mang Haji. Denganbiaya yang berbeda-beda tentunya di beberapa wilayah di Indonesia untuk masuk di Pondok Pesantren Al Khairaat Sulawesi, Kalimantan Selatan, hingga DKI Jakarta. Semoga informasi ini dapat memberikan sedikit refrensi bagi anda yang memang saat ini sedang memilih pesantren terbaik di Indonesia yang terlihat banyak cabang pendidikannya. 60nd1. Pondok Pesantren Al Andalus adalah sebuah pondok pesantren terkemuka yang berlokasi di Sukamakmur putra dan Jonggol putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ponpes ini menawarkan sejumlah program unggulan seperti Tahfidz 30 juz, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan entrepreneurship. Dilansir dari situs resminya, biaya pendidikan di ponpes ini terdiri dari beberapa komponen, seperti biaya registrasi, biaya SPP per bulan, dan biaya daftar ulang tahunan. Update pendaftaran dan Biaya Pondok Pesantren Al Andalus Jonggol sumber Pondok Pesantren Al Andalus menyediakan beberapa jenjang pendidikan, yakni SMPIT dan SMAIT serta idad Lughawiy bagi santri putra dan putri. Jenjang SMPIT dan SMAIT di pondok pesantren ini menggabungkan kurikulum Tahfidz, Diniyyah, dan Bahasa Arab khas Pondok Pesantren Islam Internasional Al Andalus dengan kurikulum standar nasional. Seluruh santri pada masa akhir pendidikan memiliki dua ijazah, yakni pesantren dan negeri, sehingga memungkinkan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Sementara itu untuk jenjang I’dad Lughawiy, merupakan program Bahasa Arab dan al quran intensif untuk para lulusan SMP/MTs umum luar SMPIT Pondok Pesantren Al Andalus selama 1 tahun sebelum melanjutkan pendidikan di SMAIT Al Andalus. Mata pelajaran yang diselenggarakan mencakup akidah, bahasa Arab, fiqh, hadits wa ulumuhu, kajian umum dan JT, kitabah, nahwu, qiro’ah, serta shorof. Untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajar, sudah tersedia beragam fasilitas memadai mulai dari gedung sekolah yang nyaman untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar, masjid untuk ibadah harian para santri, asrama, workshop entrepreneurship, sarana olahraga berupa lapangan yang cukup luas, restorasi, minimarket, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, hingga laboratorium IPA. Dilansir dari situs resminya, Pondok Pesantren Al Andalus membagi biaya pendidikan menjadi uang pendaftaran, uang pangkal meliputi uang gedung dan uang perlengkapan, serta SPP. Nah, bagi Anda yang berniat menyekolahkan anak Anda di Pondok Pesantren Al Andalus, berikut kami sajikan informasi terbaru biaya pendidikan untuk tahun akademik 2023/2024. Pondok Pesantren Al Andalus twitter pp_alandalusBiaya Pesantren Al Andalus Jonggol TA 2023/2024 Komponen Biaya Biaya Uang Pendaftaran Uang Pangkal Infaq, Perlengkapan, Seragam, Kegiatan Ekstra Tahun Pertama SPP Biaya Pendidikan, Asrama, Makan 3x sehari, Laundry maks. 20 kg per bulan Biaya Daftar Ulang per tahun menyesuaikan Informasi biaya masuk Pondok Pesantren Al Andalus di atas kami rangkum dari situs resmi institusi pendidikan yang bersangkutan. Jika dibandingkan tahun ajaran 2022/2023 lalu, biaya studi Pesantren Al Andalus Jonggol saat ini terpantau naik. Misalnya, biaya pendaftaran yang semula hanya Rp350 ribu, kini menjadi Rp550 ribu, Begitu pula biaya SPP yang naik dari Rp2,5 juta menjadi Rp2,75 juta per bulan. Biasanya, pihak Pondok Pesantren Al Andalus juga menyediakan beasiswa bagi anak yatim yang ingin mendaftar jenjang SMP atau beasiswa bagi yang lulus tes PPSB. Beberapa tahun lalu, calon santri yang lulus tes PPSB peringkat 1 memperoleh diskon 100 persen uang pengembangan, kemudian peringkat 2 lulus tes PPSB mendapat diskon 50 persen uang pengembangan, pendaftar dari kaum yatim dhuafa atau lulus tes 5 besar memperoleh beasiswa penuh, sedangkan yang lulus tes dan hafal 5 juz Al Quran juga mendapatkan diskon 100 persen uang pengembangan. Ilustrasi Salah Satu Kegiatan Keagamaan di Ponpes Al Andalus credit pesantren-alandalusSyarat Pendaftaran Pesantren Al Andalus Jonggol Mengisi formulir pendaftaran secara online. Membayar biaya pendaftaran sebesar Mengikuti tes seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. materi tes seleksi meliputi tes potensi akademik tulis, PAI, bahasa Indonesia, IPA, matematika, tes kepribadian tulis, tes Al Quran membaca dan menghafal, tes wawancara calon santri, dan wawancara wali calon santri. Menyerahkan fotokopi rapor SD/MI dari kelas 5, untuk SMP/MTs menyerahkan rapor dari kelas 8 yang telah dilegalisir sebanyak 1 lembar. Fotokopi NISN atau surat keterangan NISN sebanyak 1 lembar. Fotokopi akta kelahiran sebanyak 1 lembar. Foto seluruh badan berwarna dengan background bebas ukuran 4R sebanyak 1 lembar. Menyerahkan surat keterangan sehat. Mekanisme Pendaftaran Pondok Pesantren Al Andalus Calon santri wajib mengisi formulir pendaftaran secara online di situs resmi pondok. Mengirimkan uang atau infak pendaftaran sebesar ke rekening BRI Syariah nomor 1033-7383-62 atas nama Pesantren Al Andalus Putra. Tiga digit angka terakhir menggunakan tiga digit terakhir nomor kontak pendaftar yang dicantumkan di formulir. Misalnya, jika nomor kontak yang dicantumkan adalah 0838 1151 5951, maka nominal yang dikirimkan adalah Melakukan konfirmasi pendaftaran ke nomor Sekretariat PSB 0838 1151 5951 dan menyertakan bukti transfer. Panitia akan mengirimkan nomor dan jadwal pelaksanaan tes seleksi. Santri Pondok Pesantren Al Andalus sumber Pendaftaran Pesantren Al Andalus Jonggol TA 2023/2024 Kegiatan Jadwal Pendaftaran Gelombang II 1 Januari – 25 Februari 2023 Tes Seleksi Online 26 Februari 2023 Pengumuman 6 – 7 Maret 2023 Daftar Ulang 6 – 8 Maret 2023 Hasil seleksi penerimaan santri baru diumumkan via website resmi Pondok Pesantren Al Andalus. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lengkap, Anda bisa langsung datang ke Jalan Raya Menteng KM 13, Kampung Cijurey, Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor untuk putra atau Jalan Raya Menteng KM 6, Dusun Kadupandak, Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor untuk putri. Selain itu, bisa juga menghubungi Sekretariat PSB di nomor ponsel 0838 1151 5951 dan Humas Al Andalus di nomor ponsel 0811 3920 135. [Update Ditta] Pos terkaitBiaya UNIS Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang TA 2023/2024 Kelas Pagi dan SoreSyarat & Update Biaya Pembuatan Kartu Kuning AK-1Update Harga Diva Family Karaoke Cabang MalangUpdate Biaya Kursus Bahasa Jepang di JakartaBiaya Homeschooling di Malang TA 2023/2024Biaya Kuliah Universitas Trisakti Kelas Ekstensi TA 2023/2024 Pesantren atau ponpes pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam berbasis masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan diniyah atau secara terpadu dengan jenis pendidikan lainnya.[1] Nah, salah satu ponpes yang cukup populer karena biaya pendidikannya relatif terjangkau dan syarat pendaftaran yang mudah adalah Pondok Pesantren Walisongo Ngabar. Asama putri Ponpes Walisongo Ngabar sumber Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Pondok Ngabar terletak di Desa Ngabar, Siman, Kabupaten Ponorogo. Secara resmi, ponpes ini didirikan pada 4 April 1961 oleh KH Mohammad Toyyib yang sudah wafat pada 1963. Dalam mendirikan pesantren, ia dibantu kedua putranya, yakni KH Ibrahim Toyyib dan KH Ahmad Toyyib. Pemilihan nama Wali Songo pada ponpes dilandasi dengan harapan supaya para santri dapat mewarisi semangat dakwah Wali Songo dalam mengislamkan Tanah Jawa. Selain itu, diharapkan para santri mampu meneladani metode dakwahnya, sehingga Islam dapat membumi, mampu berdampingan dengan budaya lokal, humanis, dan damai. Harapan tersebut kemudian diperkuat dengan adanya sosok Kiai Ibrahim yang menerapkan dakwah kultural dan humanis dalam mengajarkan Islam kepada masyarakat di sekitar pesantren. Menurut beliau, dakwah Islam harus dilakukan dengan cara yang halus tanpa paksaan atau kekerasan. Saat ini, Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar menyediakan kuota santri baru tingkat Tarbiyatul Mu’allimin/Mu’allimat al-Islamiyyah. Ini adalah pendidikan khusus Islam setingkat MTs dan MA dengan kuota 250 orang untuk setiap jenjang. Ponpes ini hanya membuka pendaftaran untuk kuota asrama karena kelas non-asrama sudah ditiadakan. Mengalami perkembangan dari tahun ke tahun, hingga kini Pondok Pesantren Walisongo Ngabar sudah memiliki fasilitas lengkap dan beberapa terbilang mewah untuk kelas ponpes. Fasilitas publik ini dibuat supaya para santri betah dan termotivasi dalam mengemban ilmu agama Islam maupun akademik. Berikut fasilitas Pondok Pesantren Walisongo Ngabar. Fasilitas Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Asrama Sunan Ampel asrama putra dengan 18 kamar dan kantor majelis pembimbing santri. Asrama Madinah asrama putra yang diperuntukkan bagi santri baru kelas 1. Asrama Fatimah Az-Zahra asrama putri untuk santri baru kelas 1. Asrama Siti Hajar asrama putri 3 lantai dengan 12 kamar. Olahraga lapangan basket, voli, futsal, dan sepakbola. Kantor & hall sebagai fasilitas penunjang belajar mengajar siswa sekaligus tempat silaturahmi wali santri. Ngabar Laundry tempat untuk mencuci baju bagi para santri yang dilengkapi dengan mesin cuci dan pengering berkapasitas besar. Ngabar Food Production sebagai dapur sekaligus pusat produksi makanan untuk para santri. Restroom merupakan tempat cuci, kamar mandi, toilet, dan area menjemur pakaian yang terbagi menjadi dua, yakni khusus putra dan putri. Dengan fasilitas yang sangat lengkap, pastinya para santri akan betah tinggal di Pondok Pesantren Walisongo Ngabar. Lalu, apa saja syarat pendaftaran menjadi santri di ponpes tersebut? Berikut rinciannya. Masjid Ponpes Walisongo Ngabar sumber detikSyarat Pendaftaran Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Menyiapkan biaya pendaftaran. Menyiapkan fotokopi KTP Ayah dan Ibu. Menyiapkan fotokopi KK kartu keluarga menyiapkan fotokopi akta kelahiran. Menyiapkan scan KTP ayah dan ibu asli. Menyiapkan scan KK kartu keluarga asli. Menyiapkan scan akta kelahiran asli. Surat keterangan lulus/rapor terakhir. Surat keterangan sehat dari dokter. Foto 3 x 4 putri berjilbab putih segi empat, putra berdasi hitam kemeja putih. Alur Pendaftaran Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Membuat akun pendaftaran dan mengisi data. Melengkapi data pendaftaran secara online di Membayar biaya pendaftaran Melakukan tes kepribadian secara online dan mengisi formulir hasil tes kepribadian. Melakukan tes tulis pemetaan akademik. Interview santri dan wali. Tes akademik online. Pengumuman kelulusan. Daftar ulang. Pemberkasan offline. Selain melengkapi persyaratan pendaftaran di atas, untuk menjadi santri Pondok Pesantren Walisongo Ngabar, Anda harus membayar biaya pendidikannya. Sayangnya, saat dihubungi, pihak ponpes belum merilis data resmi biaya masuknya untuk tahun ajaran 2023/2024. Sebagai acuan, berikut kami rinci biaya masuk Pondok Pesantren Walisongo Ngabar tahun ajaran 2022/2023 lalu. Kegiatan Pondok Pesantren Walisongo Ngabar sumber Ngabar TVBiaya Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Komponen Biaya Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Biaya Pendaftaran Registrasi Santri Putra Santri Putri informasi biaya Pondok Pesantren Walisongo Ngabar di atas kami rangkum dari situs resminya. Sebagai perbandingan, tahun ajaran 2021/2022, biaya registrasi santri putra sebesar Rp7,37 juta, sedangkan biaya registrasi santri putri sebesar Rp7,87 juta. Biaya tersebut sudah mencakup infaq pengembangan institusi, SPP bulan pertama, kasur, lemari, kain seragam, buku pelajaran, dan kebutuhan dasar lainnya. Jadwal Pendaftaran Pondok Pesantren Walisongo Ngabar TA 2023/2024 Kegiatan Tanggal Pendaftaran 1 November – 31 Desember 2022 Ujian Seleksi TPA dan Wawancara di PPWS Ngabar 8,14,15 Januari 2023 Ujian Seleksi TPA dan Wawancara di Depok, Palembang, Pangkalan Bun, Lombok, Palu 22 Januari 2023 Untuk informasi lebih jelas mengenai pendaftaran Pondok Pesantren Walisongo Ngabar, Anda bisa langsung ke lokasi, mengunjungi websitenya di laman atau menghubungi panitia penerimaan santri baru melalui telepon di nomor 0813 3807 9629 putra dan 0852 3365 1747 putri. [Update Ditta] [1] Paturohman, Irfan. 2012. Peran Pendidikan Pondok Pesantren dalam Perbaikan Kondisi Keberagamaan di Lingkungannya Studi Deskriptif pada Pondok Pesantren Dar Al-Taubah, Bandung. Jurnal Tarbawi, Vol. 11 65-74. Pos terkaitSyarat & Update Biaya Pembuatan Kartu Kuning AK-1Update Harga Diva Family Karaoke Cabang MalangUpdate Biaya Kursus Bahasa Jepang di JakartaBiaya Homeschooling di Malang TA 2023/2024Pendaftaran dan Biaya S3 BINUS University TA 2023/2024Update Harga Tiket Bus Murni Jaya – Saat memasuki kawasan Pondok Pesantren Al-Ittifaq, kita akan disambut dengan aroma khas sayuran dataran tinggi yang menyegarkan. Ya, inilah pondok pesantren agribisnis yang menjalankan pertanian organik terpadu, kiprahnya bagi kemajuan masyarakat petani di sekitarnya tidak diragukan lagi. Pondok Pesantren Al-Ittifaq awalnya bernama Pondok Pesantren Ciburial, didirikan pada 1 Februari 1934 16 Syawal 1302 H oleh Mansyur. Pondok Pesantren ini berlokasi di Kampung Ciburial No. 18 RT03/RW10, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Letaknya di ketinggian meter dari permukaan laut dengan suhu udara yang sejuk antara 19-20 0C dan curah hujan ratar-rata mm/tahun. Pesantren ini menggunakan metode salafiyah dalam sistem pendidikan pesantrennya. Materi yang diajarkan awalnya sama dengan pesantren-pesantren salafiyah lain di Indonesia, yaitu kitab-kitab klasik yang dikenal dengan kitab kuning. Pada tahun 1953, kepemimpinan pesantren berpindah kepada Rifai, putra Mansyur. Pada tahun 1970, tepatnya sejak kepemimpinan Fuad Affandi, putra Rifai, terjadi perubahan yang signifikan pada visi, misi, orientasi, tradisi dan program pembelajaran Pesantren Al-Ittifaq. Awalnya sektor pertanian tidak diminati oleh masyarakat karena tidak ada pengetahuan dalam bertani, akses jalan yang sulit dari lahan ke jalan raya, dan tidak tahu setelah panen mau dijual kemana. Padahal, mereka tinggal di atas hamparan tanah yang subur dan iklim yang cocok untuk bertani dan berkebun. Masyarakat di wilayah ini kebanyakan menyewakan tanahnya kepada orang-orang kaya yang datang dari luar. Hal inilah yang mendorong Kiai Fuad menekuni bidang agribisnis agar masyarakat Ciburial bisa menjadi tuan di daerahnya sendiri. Pengembangan ekonomi pesantren Al-Ittifaq berangkat dari fenomena yang terjadi di lingkungan pondok pesantren tersebut. Setelah melakukan pengamatan dan pemahaman terhadap realitas kebutuhan masyarakat, Fuad Affandi melakukan pembaharuan. Pertama, pengubahan nama pesantren yang semula bernama Pesantren Ciburial menjadi Pesantren Al-Ittifaq. Kedua, mengubah orientasi dan visi pesantren. Ketiga, membangun infrastruktur pesantren, yaitu membangun asrama, jaringan listrik, sarana jalan, perbaikan mesjid dan tempat belajar. Keempat, membangun kerjasama dengan berbagai pihak, baik dengan pemerintah, perguruan tinggi dan LSM. Kelima, melakukan pengembangan pembelajaran melalui penerjemahan kitab-kitab standar yang berbahasa Arab ke dalam bahasa Sunda. Pembaharuan tersebut ternyata membuahkan hasil yang cukup efektif sebagai modal untuk pengembangan pesantren selanjutnya. Mulai Tahun 1970 Fuad Affandi mencoba memadukan antara kegiatan keagamaan dengan kegiatan usaha pertanian agribisnis di pondok pesantrennya karena sesuai dengan potensi alam yang ada di sekitar pesantren. Ada dua alasan Pondok Pesantren Al-Ittifaq menerapkan pendidikan di sektor pertanian. Pertama, hampir 90% santri Al-Ittifaq adalah santri kurang mampu. Kedua, 100% santri yang masuk ke pondok pesantren tidak mungkin secara keseluruhan keluar akan menjadi ulama. Adanya pelatihan di sektor pertanian diharapkan mampu mendorong santri untuk mengembangkan karir di bidang agribisnis setelah lulus. Santri didorong untuk mandiri dan belajar tauhid sehingga diharapkan mampu mengajarkan ilmu agama yang diimbagi dengan berkarya. Kegiatan usaha pertanian agribisnis berlangsung hingga sekarang, bahkan menjadi tulang punggung kegiatan pesantren. Pondok Pesantren Al-Ittifaq saat ini dijadikan sebagai tempat magang atau pelatihan agribisnis dari santri, mahasiswa, dan petani yang berasal dari berbagai daerah bahkan dari luar negeri. Kegiatan agribisnis yang dilakukan pesantren ini menghasilkan efek yang luar biasa terhadap kelangsungan proses pendidikan di Pondok Pesantren Al-Ittifaq. Hasil dari kegiatan agribisnis dapat digunakan sebagai sarana untuk pemenuhan kebutuhan warga pesantren. Produk yang dihasilkan dari kegiatan agribisnis memiliki nilai keunggulan kompetitif dan komparatif sehingga Pondok Pesantren Al-Ittifaq dijadikan sebagai laboratorium dalam menumbuhkembangkan jiwa mandiri dan wirausaha santri. Hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan yang diharapkan oleh Pondok Pesantren Al-Ittifaq, yaitu mencetak santri yang berakhlak mulia, mandiri, dan berjiwa wirausaha. KH Fuad sebagian besar hidupnya dihabiskan untuk memberdayakan pondok pesantren bersama warga, supaya mandiri dengan mengelola lahan subur di sekitar yang selama ini tidak digarap. Usaha bertahun-tahun tersebut mulai dari membangun akses jalan bersama warga, menanam komoditi yang sudah jelas pasarnya, hingga mengatur keuangan para petani supaya cukup untuk sehari-hari dan cukup untuk pembiayaan musim tanam berikutnya. Semangat Mang Haji Fuad, panggilan akrab warga kepada KH Fuad Affandi, tercermin dalam ungkapannya yang terkenal Jangan sampai ada sejengkal tanah yang tidur Jangan sampai ada sedikit waktu yang nganggur Jangan sampai ada sehelai sampah yang ngawur “Jangan sampai ada sehelai sampah yang ngawur”, maksudnya sayuran yang rusak dan tidak lolos sortir menjadi pakan ternak dan ikan, kotoran dari unit peternakan masuk kedalam reaktor biogas dan menjadi pupuk untuk musim tanam selanjutnya. Semua dapat merasakan manfaatnya. Seiring perjalanan waktu, orientasi pesantren diperluas dan diperjelas. Pesantren diorientasikan pada pengembangan masyarakat, yang menekankan pada pemberdayaan masyarakat dhuafa miskin, fakir, dan yatim-piatu dan masyarakat sekitar melalui pendekatan agama dan perekonomian. Untuk itu, pesantren melakukan diversifikasi jenis pendidikan, yaitu pendidikan keagamaan yang berorientasi pada tafaqquh fiddin, pendidikan formal khalafi, dan pendidikan nonformal dalam bentuk pendidikan keterampilan life skill. Oleh karena itu, para santri juga dibekali kemampuan agribisnis agar setelah lulus dapat mandiri. Alumni santri tani dari ponpes Al-Ittifaq banyak yang kembali ke tempat asal dan membangun sektor pertanian di daerahnya. Jumlah santri yang dibina sekitar 1200-an. Sebagian besar 59% santri berasal dari Kecamatan Ranca Bali dan sekitarnya. Mereka umumnya berasal dari keluarga yang tidak mampu, dengan latar pendidikan orang tua sebagian besar setara SD. Untuk mendukung usaha agribisnisnya, yayasan ponpes Al Ittifaq membentuk koperasi yang disebut Koperasi Pondok Pesantren Alif dengan akte pendirian 6 Juni 1997. Kopontren Alif memiliki enam unit usaha, yaitu unit sarana produksi, apotek, waserda, unit pemasaran, koperasi simpan pinjam dan unit agribisnis yang terdiri atas unit pertanian, unit peternakan dan perikanan. Unit sarana produksi adalah unit usaha yang bertanggung jawab untuk mengatur ketersediaan input untuk keperluan usahatani. Input-input yang dihasilkan antara lain pestisida organik ciknabat, innabat, sirnabat, betapur dan bakteri komposer MFA. Unit Pemasaran melakukan pemasaran komoditi sayuran ke pasar-pasar swalayan seperti Hero, Superindo, Makro dan lainnya. Unit agribisnis adalah unit usaha yang paling berperan bagi ponpes. Unit ini membawahi unit pertanian, peternakan dan perikanan. Beberapa usaha komersial yang bergerak dalam bidang agribisnis yang dikelola oleh Pondok Pesantren Al- Ittifaq adalah budidaya dan pemasok sayuran dataran tinggi, serta usaha peternakan sapi perah dan penggemukan domba. Sedangkan usaha pembuatan pupuk organik dan budidaya ikan tidak dikomersialkan karena tujuannya hanya untuk memenuhi kebutuhan usahatani dan konsumsi harian santri dan keluarga ponpes. Unit pertanian adalah bagian yang bertanggung jawab mengurus kegiatan usahatani sayuran ponpes. Unit peternakan dan perikanan bertanggung jawab mengurus peternakan dan pembudidayaan ikan. Kegiatan yang dilakukan unit ini berupa penjualan susu murni, penjualan ternak untuk Hari Raya Idul Adha dan berbagai acara lainnya. Budidaya sayuran dataran tinggi dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 16 ha dengan menggunakan sistem pola tanam atau pergiliran tanaman. Hal ini dilakukan untuk menjaga kontinuitas produksi guna memenuhi permintaan harian dari supermarket di Bandung dan Jakarta. Sayuran yang ditanam adalah wortel, tomat, buncis, kubis, bawang daun dan cabai. Namun, komoditas yang ditanam dapat diubah sesuai keperluan. Kegiatan usaha peternakan meliputi ternak sapi perah dan domba. Tujuan diadakan ternak ini adalah untuk memanfaatkan limbah sayuran yang dihasilkan setiap hari oleh ponpes. Dengan adanya ternak, limbah pertanian sayuran dapat dimanfaatkan sebagai pakan dan sebaliknya, limbah ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Selain kompos, ponpes menggunakan input usahatani buatan sendiri dalam usahatani yang dijalankannya. Obat-obatan yang digunakan merupakan obat-obatan alami yang diramu sendiri menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar ponpes. Obat-obatan tersebut telah terbukti penggunaannya dalam memproduksi sayuran yang berkualitas dan terbebas dari hama penyakit. Kopontren Alif menjadi off taker hasil panen dari lahan pertanian seluas 130 hektar milik 270 petani yang tergabung dalam 6 kelompok tani di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Para petani menjalankan pola tanam sesuai dengan permintaan pasar sehingga mereka hanya menanam yang sudah jelas pembelinya sehingga Kopontren Alif mampu menyuplai sayuran setiap hari sepanjang tahun dengan konsisten. Kopontren Alif menyediakan sayuran dan buah segar sesuai dengan permintaan dari modern market seperti Superindo, Yogya group, Aeon, dan Horeka di Bandung dan sekitarnya. Volume pengiriman sayuran segar setiap harinya tidak kurang dari 3 ton. Dengan standar Good Agriculture Practices dan Good Handling Practices, sayuran dari Kopontren Alif aman untuk dikonsumsi, sekaligus meminimalisir food loss yang mungkin terjadi. Sebagian keuntungan penjualan hasil pertanian selain dibagikan kepada para petani, juga digunakan untuk operasional pondok pesantren, dimana 30% santrinya berasal dari keluarga tidak mampu sehingga biaya hidup makan sehari-hari dan pendidikan mereka ditanggung oleh pondok pesantren. Keren abis, kan? Setelah Kyai Fuad Afandi memimpin selama 40 tahun lebih, tidak hanya menempatkan Pondok Pesantren Al-Ittifaq sebagai pesantren agribisnis “termaju” di Indonesia, tetapi juga berkontribusi mengembangkan komunitas pesantren dan masyarakat sekitar menjadi masyarakat maju, sejahtera, produktif, sekaligus relijius. Kyai Fuad kini telah wafat, meninggalkan amal soleh dan amal jariyah yang luar biasa. Semoga kita dapat meneladaninya. das Kunjungi Nursery Tanaman Hias Keren di Kota Bogor, Ini Link-nya IG Tiktok Yuk, tonton video menarik ini

biaya masuk ponpes al ittifaq